Tentang Garis Lintang dan Garis Bujur

  • Whatsapp
Garis Lintang dan Garis Bujur berguna/bermanfaat untuk menentukan letak sebuah tempat (titik) di atas bola bumi. Garis lintang menentukan jarak sesuatu tempat dari khatulistiwa ke utara dan ke selatan.
Letak Peking adalah 40 derajat Lintang Utara (LU), dan Jakarta pada 6 derajat Lintang Selatan. (LS). Sedang dengan garis bujur dapatlah ditentukan jarak sebuah tempat (titik) terhitung dari garis bujur nol (Greenwich).
Misalnya, Jakarta terletak pada 107 derajat Bujur Timur (BT) dan New York 75 derajat Bujur Barat (BB).
Gambar Garis Lintang dan Garis Bujur
Garis Lintang dan Garis Bujur
Akan tetapi letak (titik) tidak dapat ditentukan dengan hanya mempergunakan garis-garis lintang atau hanya dengan garis-garis bujur saja. Dalam menentukan sebuah tempat (titik) di bola bumi, kedua-duanya harus digunakan bersama-sama, baik garis lintang maupun garis bujur.
Titik itu ialah tempat garis bujur dan garis lintang bersilang-silangan. Misalnya: Titik A bertemu pada 40 derajat BB dan 20 derajat LS.
New York adalah sebuah kota yang terletak pada 40 derajat LU dan 75 derajat BB. Itu berarti bahwa di New York-lah tempat bersilang garis LU yang ke-40 dengan garis BB yang ke-75.
Jakarta adalah sebuah kota yang letaknya pada 107 derajat BT dan 6 derajar LS.
Disamping garis khatulistiwa yang juga dikatakan istimewa adalah bulatan LU yang ke 23 1/2, yang disebut lintang balik selatan atau garis balik jadayat.
Demikian juga bulatan utara/selatan yang ke 66 1/2 yang masing-masing disebut lingkaran kutub utara dan lingkaran kutub selatan, mempunyai pula keistimewaan. Lalu apa keistimewaannya?
Semua garis-garis lintang dan garis-garis bujur disebut jaring-jaring derajat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *